Islam Is Great

Islam Information for all muslim in world. As a muslim we must share a knowledge to all

Selasa, 13 November 2018

TANDA-TANDA SIFAT SOMBONG

6:47:00 PG 0
TANDA-TANDA SIFAT SOMBONG
TANDA-TANDA SIFAT SOMBONG
TANDA-TANDA SIFAT SOMBONG dapat dikesan melalui pergaulan sesama manusia iaitu samada sombong keterlaluan, sederhana atau ringan. 

Terdapat 26 tanda–tanda sifat sombong iaitu : 

1. Payah menerima pandangan orang lain sekalipun hatinya merasakan pandangan orang lain itu lebih baik daripadanya. 

2. Mudah marah – Bila berlaku perbincangan dua hala, cepat naik darah kalau ada tersilap.

3. Memilih kawan – Suka berkawan dengan sama taraf sahaja.

4. Bahkan dengan orang sama taraf dengannya masih di pilih-pilih lagi, yakni dia suka orang yang mahu dengar katanya.

5. Memandang hina kepada golongan bawahan. 

6. Dalam perbincangan, dia suka meninggikan suara atau menguatkan suara lebih daripada yang diperlukan. 

7. Dalam pergaulan, dia suka kata-katanya didengari, diambil perhatian dan diikuti. Sebaliknya dia sendiri susah hendak dengar cakap orang lain. 

8. Dalam pergaulan dia sahaja yang bercakap. Kalau ada orang lain bercakap, dia suka memotong percakapan orang lain. 

9. Kalau dia jadi pemimpin, dia memimpin dengan kasar dan keras terhadap pengikutnya dan orang bawahannya. 

10. Susah memberikan kemaafan kepada orang lain yang tersilap dengannya. 

11. Kalau dia yang bersalah, susah hendak minta maaf. 

12. Dia suka dihormati. 

13. Suka menzalimi orang samada secara halus atau kasar. 

14. Kurang bermesra dengan orang kecuali terpaksa kerana perlukan orang itu. 

15. Suka memperkatakan keburukan orang seperti mengumpat, memfitnah, serta membenci orang. 

16. Kurang menghormati pemberian orang.

17. Suka mencerita kelebihan diri.

18. Suka menghina dan menjatuhkan air muka orang di hadapan orang lain. 

19. Kurang menikmati nikmat Allah s.w.t. Kalau ada, dibazirkan.

20. Kalau berdiri lebih suka bercekak pinggang. Kalau bercakap menepuk-nepuk meja. 

21. Kurang memberi simpati kepada orang lain kecuali dengan tujuan sebaliknya.

22. Kurang minat menerima tetamu atau tidak suka menjadi tetamu orang. 

23. Tidak suka menyebut kelebihan orang lain kerana takut mencabar dirinya. 

24. Kesalahan-kesalahan orang lain dibesar-besarkan sedangkan kesalahan diri sendiri didiamkan. 

25. Sangat tidak senang dengan kejayaan orang lain. 

26. Dia sangat tersinggung kalau orang sebut kelebihan orang lain di depannya. Tetapi kalau dia dipuji , dia berasa bangga dan senang hati.

SOMBONG itu ada 3 jenis..??

1. Sombong terhadap Allah swt
;  iaitu enggan mematuhi semua yang diperintah oleh Allah seperti Firaun, Namrud dan semua manusia yang mendakwa diri mereka bersifat Uluhiyyah.

2. Sombong terhadap Rasul
;  tidak mengikut ajaran yang dibawa mereka dan tidak beriman kepada mereka.

3. Sombong terhadap makhluk 
;  iaitu seperti membangga diri adalah terbaik, menghina makhluk lain merasa diri adalah lebih bagus dari yang lain atau sifat yang sama sepertinya.

Sifat sombong sangat bahaya kerana bilamana sifat ini wujud di dalam jiwa,ia boleh menghalanginya dari syurga, sebagaimana dalam sebuah hadis Rasulullah ﷺ

لا يدخلُ الجنَّةَ من كان في قلبِه مثقالُ ذرَّةٍ من كِبرٍ

"Tak akan masuk syurga sesiapa sahaja didalam hatinya mempunyai sifat kesombongan, walaupun sebesar biji sawi." (HR Muslim- Hadis daripada Abdullah Bin Mas’ud)

Nabi SAW memberikan perumpamaan yang paling kecil daripada bahaya sombong itu, walaupun sebesar biji sawi, tidak akan masuk syurga kata Nabi SAW.

Ahad, 11 November 2018

SEBAB–SEBAB SIHIR & CARA MEMBATALKANNYA

8:00:00 PG 0
SEBAB–SEBAB SIHIR & CARA MEMBATALKANNYA
Post by :
SEBAB–SEBAB SIHIR & CARA MEMBATALKANNYA
Mundakir Abu Ilham
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Sebagian manusia menyesatkan anak cucu Adam sampai pada derajat kekufuran dan kesyirikan dengan menggunakan sihir. Padahal Allah Subhanahu wa ta’ala telah menegaskan dan menjelaskan didalam Al-Qur’an lewat lisan Nabinya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mewanti – wanti kita dan memperingatkan agar kita berhati – hati dari mereka.

Pembahasan tentang sihir sangat penting untuk kita ketahui agar berhati-hati darinya sebagaimana Hudzaifah Ibnul Yaman pernah berkata : 

”Manusia dahulu biasa bertanya pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai kebaikan. Aku sendiri sering bertanya mengenai kejelekan supaya aku tidak terjerumus di dalamnya”. (HR. Bukhari no. 3411 dan Muslim no. 1847).

Jadi Hudzaifah Ibnul Yaman bertanya tentang keburukan karena ia khawatir jangan sampai terjatuh dalam keburukan.

7 PERKARA YANG MEMBINASAKAN

Sihir adalah penyakit yang sangat berbahaya dan bukan perkara yang remeh bahkan ia adalah perkara yang membinasakan sebagaimana kata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :

اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْpفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ

“Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan”, Sahabat bertanya : “Wahai Rasulullah apakah tujuh perkara yang membinasakan itu?”,

Beliau menjawab :
(1) Menyekutukan Allah
(2) Sihir
(3) Membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar
(4) Memakan harta anak yatim
(5) Memakan riba’
(6) Lari dari medan jihad
(7) Menuduh berzina terhadap wanita baik-baik lagi beriman padahal ia tidak melakukannya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu).

BUKAN GOLONGAN RASULULLAH 

Dalam hadist yang lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Bukan dari golongan kami siapa yang merasa sial, atau minta diramalkan kesialannya, atau menenung, atau minta ditenungkan, atau mensihir, atau minta disihirkan“. (HR. Thabrani).

Diantara bentuk tathayyur (tahayul) adalah ketika sebagian kaum muslim contohnya menganggap bulan muharram sebagai bulan kesialan padahal Allah Subhanahu wa ta’ala menjadikan bulan muharram sebagai bulan yang agung bahkan sebagian yang lain menganggap sebagai bulan yang panas yang didalamnya tidak baik untuk membuat sebuah acara apapun.

HUKUM MENDATANGI DUKUN , TUKANG RAMAL, ORANG PINTAR 

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barangsiapa yang MENDATANGI tukang ramal, maka SHALATNYA SELAMA 40 HARI TIDAK DITERIMA”. (HR. Muslim no. 2230, dari Shofiyah, dari beberapa istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam).

Dalam hadist yang lain :

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia MEMBENARKANNYA, maka ia berarti telah KUFUR PADA AL-QUR’AN yang telah diturunkan pada Muhammad”. (HR. Ahmad no. 9532. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Adapun dukun beranak tidak termasuk karena mereka murni menggunakan keahlian yang diberikan oleh Allah. Yang dimaksud adalah yang mengaku mengetahui perkara yang ghaib.

Aisyah pernah berkata : ”Apa yang disampaikannya ya Rasulullah terkadang benar“, kata Rasululah : ”Kebenaran yang telah dicampur dengan 100 kedustaan“,

Diantara fungsi bintang – bintang diciptakan oleh Allah adalah untuk melempar syaithan – syaithan yang mencuri berita dari langit dan berita itulah yang diramu oleh para dukun yang dicampur dengan 100 kedustaan.

PELAKU SIHIR DIHUKUMI KAFIR

Para dukun dan tukang sihir mereka melakukan praktek sihir berdasarkan syarat dari syaithan dan para jin dan semakin besar pelanggaran syariat seorang dukun dan tukang sihir maka semakin besar pula ketaatan syaithan kepadanya.

Tukang sihir yang bekerja sama dengan jin dan syaithan maka dia kafir berdasarkan pendapat jumhur ulama pendapat ini dikeluarkan oleh Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah walaupun Imam Syafii mengatakan dia tidak dibunuh dan dihukum kecuali jika terbukti bahwa sihir yang ia gunakan membunuh orang lain.

Dizaman Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu beliau mengirim surat kepada para gubernurnya dengan perintah untuk membunuh para tukang sihir laki - laki dan perempuan, hendaknya hal seperti ini tidak boleh dilakukan dengan tindakan sendiri tanpa perintah dari pemimpin atau ulil amri yang berwenang. Sebagaimana Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu.

CARA TUKANG SIHIR DALAM MELAKUKAN PRAKTEKNYA

Para tukang sihir didalam melakukan ritualnya mereka banyak melakukan pelangaran syar’i  dan penghinaan terhadap syiar-syiar agama Allah Subhanahu wata’ala contoh diantaranya adalah menjadikan mushab Al-Qur’an sebagai alas kaki ketika ia masuk ke dalam toilet / WC atau menuliskan Al-Qur’an dengan terputus – putus dan dicampur dengan bekas tubuh manusia yang ia hendak sihir, kemudian diikat dengan Al Uqad atau buhul sebagaimana yang terjadi dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu tukang sihir mengambil bekas rambut Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dari bekas sisirnya kemudian diikat dan dibuatkan buhul dan diletakkan pada ujung pelepah kurma kemudian disimpan pada tempat yang sulit untuk ditemukan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mengetahui tempat buhul tersebut beliau kemudian bersama dengan beberapa sahabat pergi mengambil dan membawa kapada Rasulullah dan beliau berkata kepada ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha bahwa dia seperti kepala syaithan wahai ‘Aisyah.

Inilah merupakan salah satu kejahatan para tukang sihir mereka menanam buhul yang telah ia buat ditempat yang tersembunyi yang dibungkus dengan plastik atau sesuatu agar tidak mudah hancur. Jadi mereka juga  terkadang membuatkan semacam jimat yang dituliskan ayat Al-Qur’an secara terputus – putus yang dicampur dengan bekas tubuh manusia.

Ustadz Harman Tajang, Lc. M.H.I pernah masuk disebuah rumah dimana pemilik rumah tersebut telah meninggal karena sihir, ketika beliau masuk dibalik pintu penuh dengan tulisan rumus – rumus kiri dan kanan yang biasa disebut dengan rajah atau botol yang digantung dan juga terdapat keris, semua ini adalah syarat – syarat yang diberikan oleh tukang sihirnya dan persyaratan tersebut berasal dari jin dan syaithan.

Terkadang tukang sihir memasukkan sihir mereka didalam cincin, Bahkan para tukang sihir mampu menyihir semua dalam satu keluarga dengan cara mengambil dari bekas rambut satu keluarga tersebut kemudian ia tusuk dengan menggunakan jarum sehingga orang yang disihir terus merasakan kesakitan bahkan sampai meninggal.

TANDA-TANDA SESEORANG TERKENA SIHIR ATAU GUNA-GUNA 

1. Sakit kepala atau anggota badan tertentu pada waktu- waktu tertentu. 
2. Badan terasa berat dan malas melakukan aktivitas. 
3. Sulit mendapat jodoh.
4. Sakit ketika takziyah atau ziarah orang meninggal.
5. Susah tidur malam.
6. Sakit pinggang tanpa sebab.
7. Sakit dada bila waktu waktu tertentu.
8. Sering Bermimpi bayi atau menyusui bayi.
9. Ada terasa benda bergerak bagian tubuh.
10. Suami isteri kerap bertengkar walau perkara kecil.
11. Perasaan sayang yang berlebih pada orang yang baru dikenali.
12. Malas beribadah.
13. Gelisah dan panas ditengkuk bila dengar al-quran.
14. Suka melakukan perilaku buruk.
15. Kerap sendawa bila mendengar al-quran.
16. Sering keguguran.
17. Mengantuk terus bila dengar al-quran.
18. Sering bermimpi yang menakutkan.
19. Darah haid turun lebih 15 hari.
20. Batuk yang berpanjangan.
21. Selalu ketindihan ketika tidur.
22. Nafsu seks yang berlebihan.
23. Selalu melihat bayangan kelibatan.
24. Terasa diri selalu diperhatikan.
25. Kerap mendengar sesuatu bisikan.
26. Sakit jiwa atau gila.

Banyak diantara manusia merasakan gangguan jin dimalam hari, karena jin yang dikirim oleh tukang sihir lewat buhul lebih kuat ketika dilakukan dimalam hari, oleh sebab itulah kita diperintah berlindung kepada Allah dari kegelapan malam dengan membaca surah Al-Falaq :

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿﴾٥

Katakanlah : “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki“. (QS. Al-Falaq).

Kata غَاسِقٍ : ”Kegelapan malam”, karena diwaktu malam marabahaya tersebar dan kejahatan banyak tersebar.

CARA MENGETAHUI DIMANA BUHUL DITANAM 

Jika jinnya berbicara ia bisa menunjukkan dimana buhul ditanam (disimpan), jangan langsung percaya dengan apa yang diucapkan oleh jin tetapi hendaklah mengecek kebenaran yang disampaikan karena sifat jin sebagaimana dalam hadist Rasulullah beliau bersabda : ”Dia berkata jujur kepadamu wahai Abu Hurairah walaupun mereka pendusta”, jin muslim tidak sama dengan jin kafir karena jin muslim tidak akan mungkin masuk ke dalam tubuh seseorang yang sholeh adapun jin kafir mereka suka masuk dalam tubuh manusia bahkan orang sholeh sekalipun.
Syaikh bin Baz Rahimahullah berkata : ”Hendaklah ia mencari buhul disekitar rumahnya atau meminta petunjuk kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk diperlihatkan sehingga Allah memperlihatkan buhul tersebut didalam mimpi sebagaimana yang terjadi kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Jika belum bisa menemukannya selanjutnya pada point ketiga. 
Orang yang terkena sihir terus DIRUQYAH dan diobati dan kenali jenis sihir tersebut jika jenis sihirnya adalah “As Sharfu Wal Atfu” maka lakukan cara sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu mandi dengan menggunakan 7 lembar daun bidara ditumbuk dengan halus dan separuhnya dicampur dengan air kemudian diminum dan separuhnya dipergunakan untuk mandi.
Kata Syaikh bin Baz Rahimahullah jika butuh untuk diulangi beberapa kali maka ulangi, karena pengobatan sihir yang seperti ini jika sudah menahun dan jin telah memiliki istana dalam tubuh seseorang atau jin telah berada dalam tubuh manusia sejak kecil maka butuh kesabaran untuk berobat, karena boleh jadi Allah Subhanahu wa ta’ala mengangkat derajat orang tersebut dan menghapuskan dosa – dosanya disebabkan karena kesabarannya. Jadi jangan mengira bahwa Allah membencinya, karena bisa jadi Allah memberikan ujian kepadanya agar ia bersabar sebagai pertanda Allah Subhanahu wa ta’ala cinta kepadanya.

CARA MEMBATALKAN DAN MENGHANCURKAN SIHIR 

Setelah ikatan – ikatan buhul dibuka selanjutnya mengambil ember yang berisi air lalu bacakan pada buhul tersebut ayat – ayat pembatal sihir yang terdapat dalam Surah Taha, Surah Yunus, Surah Al-A'raf ditambah dengan ayat kursi, 2 ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, Surah Al-Falaq, Surah Al-Ikhlas, Surah An-Nas kemudian ditiup pada air. selanjutnya semua azimat (benda padat) dicelupkan ke dalam air atau benda yang dianggap keramat yang tidak memberi mudharat dan manfaat, setelah dicelupkan tunggu sampai kering kemudian hancurkan dan bakar.

Para tukang sihir kebanyakan mereka mengikat buhul dengan benang yang dibuat simpul, simpul pada buhul memiliki maksud dan fungsi dari tukanng sihir, adapun jika buhul diikat dengan benang maka cara untuk memusnahkannya adalah dengan mengambil gunting kemudian setiap simpul yang digunting ucapkan “Bismillahirrahmanirrahim” setelah itu dibakar atau dikuburkan, insyaAllah setelah proses ini dilakukan maka orang yang terkena sihir sembuh atas izin Allah Subhanahu wa ta’ala.

Para masyaikh pernah menemukan tukang sihir memasukkan sihir mereka ke dalam katak yang sudah dikeringkan berisi  nama – nama syaithan yang dicampur dengan tulisan ayat – ayat Al-Qur’an dan juga tukang sihir menuliskan ayat kursi dengan darah haid wanita hal ini merupakan penghinaan terhadap Al-Qur’an agar jin semakin kuat melayani para tukang sihir.

CARA AGAR TERHINDAR DARI SIHIR 

Kebanyakan sihir dikirimkan kepada seseorang  karena hasad, dengki, iri, persaingan bisnis, persaingan kandidat pejabat bahkan sampai musabaqah tilawatil  Qur’an, dll. Adapun cara agar terhindar dari sihir adalah dengan mengamalkan amalan atau doa yang dapat membentengi diri kita dari gangguan para tukang sihir baik amalan atau doa sebelum terkena sihir maupun setelah terkena sihir. Diantara amalan atau doa yang diajarkan oleh Syaikh bin Baz Rahimahullah adalah :

Membaca ayat kursi setiap selesai sholat 5 waktu, ini merupakan dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam untuk dibaca setiap selesai sholat 5 waktu dan boleh dibaca sambil berjalan jika dalam kodisi terburu – buru. Ayat kursi merupakan ayat yang paling agung didalam Al-Qur’an. Ayat kursi bukan hanya hiasan yang ditempel pada dinding akan tetapi dibaca dan dihafalkan dalam kelurga karena jika hanya sekedar ditempel tanpa dibaca dan dihafalkan maka tidak akan berfungsi sebagai penolak bala, hal ini menjadi kekeliruan sebagian kaum muslimin dimana kebanyakan diantara mereka menempel ayat kursi di pintu rumah atau didalam rumah mereka atau ditempat lain dengan tujuan agar menjadi penolak bala padahal ketika diamalkan, dihafalkan dan dibaca sebagai dzikir rutin setiap hari maka ayat tersebut menjadi penjaga atau penolak bala dan sihir.
Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan Surah An-Nas setiap selesai sholat 5 waktu dibaca dengan ayat kursi.
Membaca 2 ayat terakhir dari Surah Al –Baqarah sebelum tidur :
آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (285) لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)

“Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan) : ”Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”. dan mereka mengatakan : ”Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa) : ”Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa) : ”Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al-Baqarah : 285-286).

Disebutkan dalam hadits dari Abu Mas’ud Al-Badri Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan”. (HR. Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 808).

Perbanyak membaca doa :
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Audhu bikalimatillahi tammati min sharri ma khalaq“. “Aku belindung dengan kalimat Allah yang sempurna secara keseluruhan dan dari kejahatan yang telah diciptakan“. (HR. Muslim no. 2708, Malik II/978 dalam al-Muwaththa’, at-Tirmidzi no. 1433, Ahmad VI/377-378, ad-Darimy no. 2683). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda barangsiapa yang tiba ditempat yang baru dan ia berkata : ”Audhu bikalimatillahi tammati min sharri ma khalaq”, maka tidak ada yang mampu mengganggunya sampai ia kembali.

Baca doa diatas diwaktu pagi dan sore adapun diwaktu sore baca sebanyak 3 kali, doa ini juga dibaca ketika masuk disuatu tempat yang asing atau juga ketika memasuki rumah baru,

Firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin : 6).

Kata ulama tafsir dahulu dizaman jahiliyah ketika mereka mendatangi suatu tempat mereka melakukan pendekatan kepada jin ditempat tersebut agar mereka tidak diganggu karena masing-masing mereka menghuni tempat tersebut.

Juga dianjurkan baca setiap pagi dan sore masing – masing 3 kali doa :
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

Artinya : ”Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Faedah : “Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba yang memudaratkannya“. (HR. Abu Daud no. 5088, 5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Doa ini juga sangat ampuh untuk mencegah sihir dari sesuatu yang hendak kita makan karena sihir bisa dimasukkan lewat makanan.

Perbanyak tilawatil Qur’an dirumah terutama membaca Surah Al –Baqarah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”
إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ، خَرَجَ مِنْهُ

“Sesungguhnya setan, apabila mendengar surat Al-Baqarah dibacakan dalam rumah, maka dia akan keluar dari rumah itu”. (HR. Ad-Darimi 3422, At-thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir 8642).

Afdhalnya dibaca sendiri atau jika tidak bisa lewat kaset dan handphone.

Inilah beberapa amalan yang dengannya akan menjadi tameng dan benteng dari segala bentuk keburukan terutama dari sihir yang bisa membahayakan diri dan keluarga kita.

Wallahu A’lam Bish Showaab

Re-Post From : 
Ust Muhammad Umair Al Mumtazah.
(Terapi & Konsultasi Ruqyah Syar'iyyah)

Khamis, 8 November 2018

HEBATNYA SOLAT DHUHA

5:22:00 PTG 0
HEBATNYA SOLAT DHUHA

Amalan solat dhuha sudah menjadi kelaziman harian dalam masyarakat Islam hari ini.

Rata-rata mereka yang istiqamah melazimi ibadah sunnah ini kerana beriman dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW mengenai kelebihan solat dhuhayang banyaknya menyentuh bab dipermudahkan rezeki.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Kekasihku – Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam – mewasiatkan tiga hal padaku: berpuasa tiga hari setiap bulannya, melaksanakan solat dhuha dua raka’at dan solat witir sebelum tidur.”

(Muttafaq ‘alaih)

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah tersebut jelas, solat sunat dhuha adalah antara amalan sunnah yang tidak boleh diambil mudah akan kebesaran fadhilatnya.

Malangnya, masih ramai yang beranggapan bahawa manfaat solat dhuha hanyalah terhad sekadar kepada ‘pembuka rezeki’.

Berikut merupakan kelebihan dan keutamaan solat dhuha berpandukan kepada hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.

Antara Kelebihan Solat Dhuha
#1 Diberi Pahala Sedekah

Solat dhuha merupakan cara paling ‘murah’ untuk mendapatkan pahala bersedekah. Begitu indahnya ajaran Islam, sehingga hampir tiada alasan untuk seseorang itu untuk tidak melalukan amal soleh. Semuanya ditunjukkan cara.

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan solat dhuha dua rakaat.”

(HR. Muslim)

#2 Tergolong Dalam Kalangan Orang Yang Bertaubat

Barangsiapa yang menunaikan solat Dhuha dia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Allah swt.

“Tidaklah seseorang selalu mengerjakan solat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.”

(HR Hakim)

Bahkan dosa-dosa yang terdahulu turut terampun dengan melazimi solat dhuha!

“Barangsiapa yang menjaga sembahyang dhuhanya nescaya diampuni Allah baginya akan segala dosanya walaupun seperti buih di lautan.”

(HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi)

#3 Pintu Rezeki Dibuka Seluas-Luasnya

Kebiasaannya fadhilat inilah yang sering menjadi tumpuan mereka yang sering melaksanakan solat dhuha. Sekalipun tidak salah, seharusnya bukan hanya semata-mata fadhilat ini yang dikejar.

“Barangsiapa yang berwudhuk, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan solat dhuha, dialah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Sahih al-Targhib: 666)

#4 Berpahala Seperti Mengerjakan Umrah

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan solat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan solat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah.”

(Sahih Al-Targhib: 673)

#5 Disediakan Sebuah Rumah Di Syurga

“Barangsiapa yang solat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di syurga.”

(Sahih al-Jami’: 634)

Begitulah sedikit sebanyak fadhilat dan keutamaan solat dhuha yang dijelaskan oleh Rasulullah melalui sabda Baginda.

Ternyata selain ‘murah rezeki’ banyak lagi kelebihan-kelebihan lain yang tidak seharusnya kita abaikan.

Tiada lagi rahsia solat Dhuha yang tidak disingkap hadis Nabi Muhammad SAW.

Tinggal lagi kita sebagai umat yang mengaku cinta dan ingin bersama Baginda di akhirat kelak, terus istiqamah mengamalkan sunnah yang sangat dituntut ini.